tau tidak sich,,, buah bit yang sering tersaji di meja makan ternyata mempunyai manfaat untuk hal kencantikan... manfaat buah bit:
1. buah bit mengandung asam folat yang merupakan komponen penting DNA dan RNA sangan t berguna untuk pertumbuhan damn pengganti sel- sel kulit yang rusak dan mati, sehingga baik di konsumsi kamu yang berjenis kulit konbinasi dan kering.
2. Kalium yang tinggi di dalam buah bit ini juga memperlancar pengiriman oksigen ke otak dan membantu menjaga keseimbangan cairan di dalam tubuh. cairan di dalam tubuh berpengaruh pada kesegaran kulit wajah juga.
(referensi dari majalah)
Sabtu, 21 November 2009
Kamis, 12 November 2009
riset pemasaran
ABSTRAKSI
Agustin Andria Rosa. 10206041
ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA BANK NEGARA INDONESIA (BNI) PERSERO TBK.
PI. Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Gunadarama, 2009
Kata Kunci : Rasio Likuiditas, Solvabilitas, dan Rentabilitas
(xi + 57 + Tabel + Lampiran)
Bank merupakan lembaga perantara keuangan dalam masyarakat. Fungsi bank sebagai penghimpun dana dari pihak yang kelebihan dana dan menyalurkannya kepada pihak yang kekurangan dana karena fungsi dan kegiatan tersebut yang menyangkut kepentingan masyarakat (nasabah). Pada Penulisan Ilmiah ini, penulis ingin menganalisa Kinerja Keuangan PT BNI (persero) Tbk pada periode tahun 2006 sampai dengan tahun 2008. Tujuannya untuk mengetahui kemampuan kinerja perusahaan dengan menggunakan rasio likuiditas, solvabilitas dan rentabilitas, untuk mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi perubahan posisi keuangan, untuk mengetahui dampak yang timbul dan solusi – solusi dari perubahan tersebut.
Dari penelitian laporan keuangan di Bank Negara Indonesia diperoleh dari analisis likuiditas pada tahun 2006 – 2008 terdiri dari Quick Ratio tahun 2006 sebesar 35,62% dan terus mengalami peningkatan pada tahun 2007 sebesar 36,96% dan menuru menjadi 33,17% (2007), IPR pada tahun 2008 mengalami penurunan sebesar 27,55% dibandingkan tahun sebelumnya, BR mengalami kenaikan pada tahun 2008 sebesar 63,27% dibandingkan tahun sebelumnya, LDR mengalami kenaikan pada tahun 2008 sebesar 57,80% dibandingkan pada tahun 2007 (49,84%), CRR mengalami penurunan sebesar 5,41% (tahun 2008) dari 6,63% (tahun 2007), DRR juga mengalami penurunan sebesar 9,45%(tahun 2008) dari tahun sebelumnya. Tingkat solvabilitas meliputi, PR mengalami penurunan dari tahun 2007 sebesar 9,3% menjadi 7,64% (tahun 2008), dan CAR juga mengalami penurunan sebesar 9,84% (tahun 2007) menjadi 7,85% (tahun 2008). Untuk rasio rentabilitas, tahun 2007 (20,89%) meningkat menjadi 30,38% pada tahun 2008 pada GPM, NPM juga mengalami peningkatan sebesar 4,74 (tahun 2007) menjadi 6,17 (tahun 2008), REC mengalami peningkatan pada tahun 2008 sebesar 7,94% dibandingkan tahun 2007, NICA juga mengalami kenaikan pada tahun 2008 sebesar 0,60 dibandingkan tahun sebelumnya, RRL mengalami penurunan sebesar 15,79% pada tahun 2008, dan COE mengalami penurunan sebesar 10,60% pada tahun 2008 dibanding tahun sebelumnya.
Daftar Pustaka ( 1995 - 2008)
Agustin Andria Rosa. 10206041
ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA BANK NEGARA INDONESIA (BNI) PERSERO TBK.
PI. Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Gunadarama, 2009
Kata Kunci : Rasio Likuiditas, Solvabilitas, dan Rentabilitas
(xi + 57 + Tabel + Lampiran)
Bank merupakan lembaga perantara keuangan dalam masyarakat. Fungsi bank sebagai penghimpun dana dari pihak yang kelebihan dana dan menyalurkannya kepada pihak yang kekurangan dana karena fungsi dan kegiatan tersebut yang menyangkut kepentingan masyarakat (nasabah). Pada Penulisan Ilmiah ini, penulis ingin menganalisa Kinerja Keuangan PT BNI (persero) Tbk pada periode tahun 2006 sampai dengan tahun 2008. Tujuannya untuk mengetahui kemampuan kinerja perusahaan dengan menggunakan rasio likuiditas, solvabilitas dan rentabilitas, untuk mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi perubahan posisi keuangan, untuk mengetahui dampak yang timbul dan solusi – solusi dari perubahan tersebut.
Dari penelitian laporan keuangan di Bank Negara Indonesia diperoleh dari analisis likuiditas pada tahun 2006 – 2008 terdiri dari Quick Ratio tahun 2006 sebesar 35,62% dan terus mengalami peningkatan pada tahun 2007 sebesar 36,96% dan menuru menjadi 33,17% (2007), IPR pada tahun 2008 mengalami penurunan sebesar 27,55% dibandingkan tahun sebelumnya, BR mengalami kenaikan pada tahun 2008 sebesar 63,27% dibandingkan tahun sebelumnya, LDR mengalami kenaikan pada tahun 2008 sebesar 57,80% dibandingkan pada tahun 2007 (49,84%), CRR mengalami penurunan sebesar 5,41% (tahun 2008) dari 6,63% (tahun 2007), DRR juga mengalami penurunan sebesar 9,45%(tahun 2008) dari tahun sebelumnya. Tingkat solvabilitas meliputi, PR mengalami penurunan dari tahun 2007 sebesar 9,3% menjadi 7,64% (tahun 2008), dan CAR juga mengalami penurunan sebesar 9,84% (tahun 2007) menjadi 7,85% (tahun 2008). Untuk rasio rentabilitas, tahun 2007 (20,89%) meningkat menjadi 30,38% pada tahun 2008 pada GPM, NPM juga mengalami peningkatan sebesar 4,74 (tahun 2007) menjadi 6,17 (tahun 2008), REC mengalami peningkatan pada tahun 2008 sebesar 7,94% dibandingkan tahun 2007, NICA juga mengalami kenaikan pada tahun 2008 sebesar 0,60 dibandingkan tahun sebelumnya, RRL mengalami penurunan sebesar 15,79% pada tahun 2008, dan COE mengalami penurunan sebesar 10,60% pada tahun 2008 dibanding tahun sebelumnya.
Daftar Pustaka ( 1995 - 2008)
Kamis, 29 Oktober 2009
cinta
Cinta itu sulit di tebak
Cinta itu kadang bisa membuat hati ini senang
kadang membuat hati ini hancur,,,,
cinta itu bisa membuat orang bisa gila
Cinta itu buta,,,,,,
Cinta bisa membuat orang lupa dengan segalanya,,,,
Cinta tidak bisa ditebak kapan cinta itu muncul
cinta juga tidak dapat di pegang, dan di lihat, tapi cinta itu cukup dirasakan oleh hati
itulah Cinta.....
Cinta itu kadang bisa membuat hati ini senang
kadang membuat hati ini hancur,,,,
cinta itu bisa membuat orang bisa gila
Cinta itu buta,,,,,,
Cinta bisa membuat orang lupa dengan segalanya,,,,
Cinta tidak bisa ditebak kapan cinta itu muncul
cinta juga tidak dapat di pegang, dan di lihat, tapi cinta itu cukup dirasakan oleh hati
itulah Cinta.....
Rabu, 07 Oktober 2009
tugas 2
Yang harus dilakukan pebisnis dalam melakukan kegiatan usaha dilihat dari etika bisnis dari sudut moral agama adalah:
- pebisnis harus jujur dalam melakukan usahanya,
- tidak adanya kecurangan atau korupsi dalam melakukan bisnis dan mengambil keuntungan 2 kali lipat dari harga sesungguhnya.
- pebisnis harus jujur dalam melakukan usahanya,
- tidak adanya kecurangan atau korupsi dalam melakukan bisnis dan mengambil keuntungan 2 kali lipat dari harga sesungguhnya.
tugas 1
yang dipelajari dalam mata kuliah etika bisnis adalah"
1. pengertian etika bisnis
Etika, berasal dari kata ethis, salah satu cabang ilmu filsafat oksiologi membahas bidang etika yaitu, tentang nilai keutamaan dan bidang estetika, nilai - nilai keindahan , dan pemilihan nilai - nilai kebaikan.
Etik = Etika,ethics (Inggris) adalah ilmu tenteng kesusilaan yang menentukan bagaimana patutnya manusia hidup dalam masyarakat. Jadi, etika merupakan alat yang diberikan kepada seseorang yang mampu menentukan sendiri.
Etika Bisnis merupakan pelajaran yang membahas tentang moral yang berlaku kelompok para pelaku bisnis dan semua pihak yang terkait dengan eksitensi korporasi termasuk dengan kompetitor.
2. Tujuan
Tujuannya adalah untuk orientansi ketika seseorang dihadapkan pada sesuatu hal yang harus diputuskan baik untuk meniali maupun bertindak.
1. pengertian etika bisnis
Etika, berasal dari kata ethis, salah satu cabang ilmu filsafat oksiologi membahas bidang etika yaitu, tentang nilai keutamaan dan bidang estetika, nilai - nilai keindahan , dan pemilihan nilai - nilai kebaikan.
Etik = Etika,ethics (Inggris) adalah ilmu tenteng kesusilaan yang menentukan bagaimana patutnya manusia hidup dalam masyarakat. Jadi, etika merupakan alat yang diberikan kepada seseorang yang mampu menentukan sendiri.
Etika Bisnis merupakan pelajaran yang membahas tentang moral yang berlaku kelompok para pelaku bisnis dan semua pihak yang terkait dengan eksitensi korporasi termasuk dengan kompetitor.
2. Tujuan
Tujuannya adalah untuk orientansi ketika seseorang dihadapkan pada sesuatu hal yang harus diputuskan baik untuk meniali maupun bertindak.
Langganan:
Postingan (Atom)
